Lombok Timur | Insightnusantara.com - Pihak lain inspektorat Lombok Timur menyebut kalau administrasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.R.Soejono Selong amburadul setelah dilakukan pemeriksaan.
Apalagi dengan saat ini kasus jasa pelayanan medis selama tiga bulan terhitung Juni,Juli dan Agustus 2025 belum diberikan kepada karyawan.
" Kami melihat administrasi RSUD dr.R.Soejono Selong amburadul," tegas Inspektur Inspektorat Lotim,Hambali saat dikonfirmasi,Kamis (26/11).
Ia mengatakan mengenai persoalan jaspel di rumah sakit yang belum diberikan kepada karyawannya,maka pihaknya saat ini tengah melakukan pemeriksaan tertentu terhadap masalah tersebut.
" Proses pemeriksaan masih berlangsung dan belum selesai," ujarnya
Hambali menuturkan kalau melihat masalah yang ada jaspel ini tertunggaknya pembayaran jaspel merupakan kebijakan direktur utama sebelumnya bukan terjadi saat direktur yang baru menjabat.
Tapi yang jelas pihaknya sedang menelusuri dimana letak tersumbatnya dana jaspel yang begitu besar tersebut.Apalagi dana itu berdasarkan hasil pemeriksaan sementara ditemukan gali lubang tutup lubang.
" Direktur gunakan dana jaspel gali lubang tutup lubang sehingga jaspel tersumbat," tandasnya. ( syk )

0 Komentar