Mataram | Insightnusantara.com – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat resmi memiliki pimpinan baru. Irjen Polisi Edy Murbowo ditunjuk sebagai Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Kapolda NTB), menggantikan Irjen Pol Hadi Gunawan yang memasuki masa purna tugas.
Penunjukan jenderal bintang dua tersebut merupakan bagian dari mutasi dan rotasi jabatan strategis yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, sebagai upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja Polri di berbagai wilayah.
Irjen Pol Edy Murbowo bukan sosok baru di lingkungan Korps Bhayangkara. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1990 ini dikenal luas sebagai perwira dengan rekam jejak panjang di bidang sumber daya manusia (SDM) dan pembinaan masyarakat, dua sektor strategis yang menjadi fondasi profesionalisme Polri.
Sebelum dipercaya memimpin Polda NTB, Irjen Edy menjabat sebagai Kepala Korps Pembinaan Masyarakat (Kakorbinmas) Baharkam Polri sejak 20 September 2024. Jabatan tersebut menempatkannya pada posisi sentral dalam penguatan peran preventif Polri serta pengembangan kemitraan dengan masyarakat.
Lahir pada 23 Mei 1968, Edy Murbowo mengawali karier kepolisian dari penugasan kewilayahan. Ia pernah menjabat Kapolres Pekalongan dan Kapolres Magelang pada 2011, sebelum kemudian dipercaya menduduki sejumlah jabatan penting di lingkungan SDM Polri.
Rekam jejaknya di bidang pembinaan personel terbilang komprehensif. Ia pernah menjabat Kabagbinjas Rowatpers SSDM Polri, Karo SDM Polda Kalimantan Selatan pada 2013, hingga Analis Kebijakan Madya Bidang Watpers SSDM Polri pada 2015.
Kariernya terus menanjak ketika dipercaya menjadi Karo SDM Polda Jawa Tengah pada 2016, lalu Kabagren Rojianstra SSDM Polri pada 2017. Pada 2020, Irjen Edy ditunjuk sebagai Direktur Pembinaan Potensi Masyarakat (Dirbinpotmas) Korbinmas Baharkam Polri, sebelum akhirnya menduduki jabatan Kakorbinmas Baharkam Polri.
Dengan latar belakang kuat di bidang pengelolaan SDM dan pembinaan masyarakat, penunjukan Irjen Pol Edy Murbowo sebagai Kapolda NTB dinilai sejalan dengan kebutuhan penguatan profesionalisme aparatur, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pengembangan pendekatan humanis Polri di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Pergantian pucuk pimpinan Polda NTB ini diharapkan mampu memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri di tengah dinamika sosial dan tantangan keamanan yang terus berkembang.

0 Komentar