Lombok Utara | Insightnusantara.com – Reformasi kepolisian tidak bisa dimulai dari luar. Ia harus berangkat dari dalam tubuh institusi itu sendiri. Pesan tegas tersebut disampaikan Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, Irjen Pol Edy Murbowo, S.I.K.,M.Si saat melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Lombok Utara, Selasa (24/2).
Di hadapan 385 personel, Kapolda menekankan bahwa penguatan integritas dan profesionalisme merupakan fondasi utama dalam menjaga dan memulihkan kepercayaan publik terhadap Polri.
“Kalau mau membersihkan lantai, sapunya harus bersih. Kalau sapunya kotor, kotorannya akan ke mana-mana,” ujarnya.
Analogi tersebut menjadi penekanan kuat bahwa pembenahan internal, khususnya sumber daya manusia (SDM), adalah kunci utama reformasi. Menurutnya, dalam kerangka Sumber Daya Organisasi (SDO), terdapat empat pilar utama: SDM, anggaran, material dan logistik (matlog), serta sistem dan metode. Namun dari seluruh unsur tersebut, SDM menjadi faktor paling menentukan karena bersifat dinamis dan memerlukan pembinaan berkelanjutan.
“Pembinaan dan pengawasan harus terus dilakukan agar setiap anggota tetap berada pada koridor profesionalisme dan etika,” ujarnya.
Kapolda juga mengingatkan bahwa di era keterbukaan informasi, setiap perilaku aparat berada dalam sorotan publik. Oleh karena itu, konsistensi sikap, disiplin, integritas, dan pelayanan yang humanis harus menjadi budaya kerja.
Kunjungan ini merupakan yang ketujuh kalinya ke Kabupaten Lombok Utara sebagai bagian dari komitmen pembinaan langsung terhadap satuan kewilayahan. Kapolda didampingi pejabat utama Polda NTB serta Pengurus Daerah Bhayangkari NTB, dan disambut Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara Ny. Heny Agus Purwanta serta unsur Forkopimda.
Menanggapi arahan tersebut, Kapolres Lombok Utara menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk menindaklanjuti pesan pimpinan sebagai bagian dari penguatan internal institusi.
“Arahan Bapak Kapolda menjadi penguatan moral bagi kami seluruh personel. Reformasi adalah komitmen dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Kami siap menjadikan integritas, disiplin, dan profesionalisme sebagai budaya kerja,” ujarnya.
Kapolres menegaskan bahwa pengawasan melekat, evaluasi berkala, serta pembinaan mental dan spiritual akan terus diperkuat guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal dan responsif.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama kami. Karena itu, setiap anggota harus menjaga sikap dan kinerja agar Polri semakin dicintai dan dipercaya,” tambahnya.
Selain memberikan arahan internal, Kapolda bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTB Ny. Uty Edy Murbowo turut menyerahkan lebih dari 100 paket bantuan sosial kepada masyarakat. Bantuan tersebut meliputi kursi roda bagi anak berkebutuhan khusus, alat bantu jalan, serta bantuan pendidikan bagi siswa SLBN 1 Tanjung.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolda juga meninjau langsung pelayanan SPKT, Command Center 110, Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), serta fasilitas tempat ibadah di lingkungan Polres Lombok Utara. Polres Lombok Utara dikenal sebagai satu-satunya di jajaran Polda NTB yang memiliki fasilitas ibadah terlengkap bagi seluruh agama yang diakui negara, sebagai wujud pembinaan mental dan spiritual bagi personel.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Polda NTB dalam memperkuat profesionalisme, membangun kultur integritas, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kalau internal kita baik, insyaallah hasilnya akan baik,” tutup Kapolda. ( wis )

0 Komentar