Breaking News

Seleksi Polri 2026 di Lombok Utara Diperketat, Pabanrim Pastikan Nol Celah Kecurangan

 


Lombok Utara | Insightnusantara.com – Panitia Bantuan Penerimaan (Panbanrim) Polres Lombok Utara memperketat tahapan awal seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 melalui proses verifikasi administrasi yang dilaksanakan secara ketat, terbuka, dan akuntabel.

Pengetatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan setiap calon anggota Polri yang mengikuti seleksi tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga memiliki integritas sejak tahap paling awal.

Kapolres Lombok Utara, Polda NTB AKBP Agus Purwanta,S.I.K melalui Kabag SDM AKP Agus Rachman,S.H,M.I.Kom menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara konsisten dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH), tanpa ruang kompromi.

“Verifikasi administrasi ini bukan sekadar tahapan formal, melainkan instrumen kontrol awal untuk menutup seluruh potensi celah kecurangan. Setiap dokumen diperiksa secara teliti dan dilakukan secara terbuka,” kata Agus Rachman, Rabu (25/3)

Ia menegaskan, tidak ada praktik titipan, intervensi, maupun perlakuan khusus dalam proses seleksi. Seluruh peserta diperlakukan setara, dengan penilaian berbasis kemampuan dan kelengkapan administrasi.

Selain itu, mekanisme pengawasan turut diperkuat dengan melibatkan unsur internal maupun eksternal guna menjamin seluruh proses berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, transparansi proses seleksi juga dirasakan langsung oleh peserta. Salah satu calon Taruna Akpol 2026, I Gede Manu Baskara, mengaku mendapatkan pengalaman seleksi yang objektif dan berkeadilan.

“Seluruh tahapan berjalan jujur dan terbuka. Kami sebagai peserta benar-benar diberikan kesempatan yang sama. Panitia juga sangat membantu dengan memberikan arahan yang jelas dan humanis,” ujarnya.

Ia turut mengapresiasi profesionalisme panitia dalam menjaga integritas proses seleksi.

“Terima kasih kepada seluruh panitia Panbanrim Polres Lombok Utara atas dedikasi dan komitmennya dalam menyelenggarakan seleksi yang bersih dan transparan,” katanya.

Penguatan prinsip transparansi dalam rekrutmen Polri dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik, sekaligus memastikan bahwa setiap peserta yang lolos merupakan hasil seleksi murni tanpa rekayasa.

Dengan sistem yang semakin ketat dan terbuka, Polres Lombok Utara menegaskan komitmennya untuk melahirkan generasi Bhayangkara yang unggul, profesional, dan berintegritas dalam menjawab tantangan tugas kepolisian ke depan. ( Red )

0 Komentar


Advertisement

Type and hit Enter to search

Close